galaktomannan diperoleh dari hasil ekstraksi biji fenugreek Trigonellafoenum graecum. Methi – sebutan fenugreek di India

Emas yang Tercecer di Sampah
Oleh trubus

Galaktomannan adalah polisakarida yang terdiri dari rantai mannose dan galaktosa. Di industri makanan, senyawa itu biasa dipakai sebagai penggumpal. Pada industri es krim, galaktomannan membuat es tidak cepat mencair. Selain itu, ia juga digunakan oleh industri pembuatan keju, buah kalengan, dan bumbu salad.

Di luar negeri, galaktomannan diperoleh dari hasil ekstraksi biji fenugreek Trigonellafoenum graecum. Methi – sebutan fenugreek di India – adalah tanaman asli negeri Anak Benua itu. Ia juga tumbuh di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Selatan. Methi tanaman tahunan setinggi 30 – 60 cm. Biji tanaman anggota famili Leguminoceae itu dipanen pada umur 3 – 4 bulan dengan produktivitas 600 – 800 kg per hektar.

Ramai diteliti
Rakyat India mengenal methi sebagai tanaman obat sejak 25 abad silam. Menurut NK Mathur, dari Department of Microbiology, All India Institute of Medical Sciences, New Delhi, fenugreek mengandung 25 – 30%galaktomannan. Senyawa itu bermanfaat bagi kesehatan lantaran mengandung serat dan polisakarida. Tepung biji fenugreek yang dikonsumsi akan dihidrolisis oleh enzim di usus dan menghasilkan kalori 4 kkal/g.

Galaktomannan berperan sebagai sumber serat makanan dan memicu pertumbuhan bakteri usus yang membantu pencernaan. Di Finlandia galaktomannan direkomendasikan sebagai salah satu obat untuk mengatasi hiperlipidemia alias kadar lemak darah tinggi. Seperti dikutip Duodecim Medical Publication , Finlandia, galaktomannan efektif menangkap lemak dan mengubahnya menjadi gumpalan-gumpalan dan dibuang bersama feses.

Galaktomannan juga ampuh menurunkan serum total kolesterol dan low density lipoprotein (LDL) kolesterol 10 – 15%. Sedangkan kadar high density lipoprotein (HDL) dan trigliserida tidak berubah. Di dalam tubuh, galaktomannan menghidrolisis enzim amilase untuk memperlambat penyerapan gula.

Hasil penelitian membuktikan bahwa galaktomannan dapat mengurangi 54%kadar gula pada urine penderita diabetes. Selain itu, ia juga menurunkan respon insulin terhadap makanan dan memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga kadar glukosa darah tetap normal. Oleh sebab itu, galaktomannan juga berkhasiat bagi penderita diabetes.

Ampas kelapa
Di luar negeri fenugreek sumber utama galaktomannan. Sayang, tanaman itu tidak ditemukan di Indonesia. Menurut Heny Herawati, dkk, dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat, galaktomannan juga bisa diperoleh dari ampas kelapa sisa pengolahan minyak. Limbah itu mengandung 61%galaktomannan, 26% manan, dan 13%selulosa.

Menurut Andi Nur Alamsyah MT, periset Balai Besar Teknologi Pascapanen Pertanian, Bogor, galaktomannan dapat diisolasi dari ampas kelapa limbah pengolahan minyak kelapa murni dengan cara ekstraksi metanol. Ampas kelapa dicampur metanol di dalam tangki reaktor dengan perbandingan 1:3. Campuran itu diaduk selama 2 – 3 jam. Setelah ampas kelapa larut, didiamkan hingga terbentuk endapan galaktomannan.

Endapan itu kemudian dipisahkan dari metanol. Agar menjadi serbuk, endapan dikeringkan dengan freeze dryer . Hasil percobaan Andi, rendemen dari proses ekstraksi ampas kelapa itu sebanyak 20%. Artinya, dari 100 kg ampas kelapa, menghasilkan 20 kg galaktomannan.

Telah terbukti
Galaktomannan dari ampas kelapa tak kalah berkhasiat ketimbang fenugreek. Suryana Purawisastra MSc, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan, meneliti pengaruh isolat galaktomannan terhadap penurunan kadar kolesterol pada kelinci. Isolat galaktomannan dibuat dengan 2 cara, yaitu isolasi galaktomannan murni dan menghilangkan kandungan senyawa mannan melalui fermentasi bakteri Bacillus subtilis.

Untuk percobaan itu, Suryana menggunakan kelinci strain lokal silangan Jawa Barat, berumur 3 – 4 bulan. Sebelum diteliti, kelinci diadaptasikan selama 4 minggu dan diberi ransum standar (basal diet)berupa pelet yang biasa digunakan bagi hewan percobaan. Kemudian, seluruh kelinci ditimbang, diperiksa keadaan fisik, dan diambil sampel darahnya untuk mengecek kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Selanjutnya kelinci dibagi menjadi lima kelompok:kelompok I sebagai kontrol, kelompok II diberi salah satu obat penurun kolesterol yang beredar di pasar, kelompok III diberi isolat galaktomannan murni, kelompok IV diberi ampas kelapa hasil fermentasi, dan kelompok V diberi ampas kelapa.

Hasil penelitian menunjukkan, isolat galaktomannan murni dari ampas kelapa dapat mencegah kenaikan kadar serum kolesterol kelinci sebesar 7,3%setelah 26 hari, dan 13,2 %setelah 52 hari. Bandingkan dengan salah satu obat penurun kolesterol yang diperoleh di pasar. Ia hanya sanggup mencegah kenaikan kadar kolesterol serum kelinci sebesar 6,6%setelah 26 hari, dan 9,2% setelah 52 hari. Selain itu, galaktomannan dapat mempertahankan kadar HDL darah.

Mengkonsumsi galaktomannan aman bagi tubuh. Itu terlihat dari kondisi jantung, hati, dan ginjal kelinci kelompok kontrol dengan kelinci kelompok yang mendapat perlakuan di akhir percobaan sama. Demikian juga dengan keadaan fisiknya.

Menurut Suryana, galaktomannan dapat mempercepat sekresi empedu dan senyawa sterol yang bersifat netral;mengurangi rasio antara pembakaran dan penyerapan lipid;dan menghambat sintesis kolesterol. Oleh sebab itu, galaktomannan dari ampas kelapa berpotensi dikembangkan secara komersial.

Dengan ditemukannya potensi khasiat galaktomannan pada ampas kelapa, tentu membawa harapan besar bagi produsen virgin coconut oil (VCO) alias minyak kelapa murni. Kini angggota famili Arecaceae itu tak hanya bermanfaat minyaknya, tapi limbah yang tercecer pun kini punya makna. Saat ini, harga 250 mg ekstrak fenugreek berkadar 85% galaktomannan mencapai US$26,75 setara Rp250.000.
UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: