Biji Fenugreek Menyeimbangkan Hormon

Biji Fenugreek Menyeimbangkan Hormon

Herba yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur ini aslinya dari tenggara Eropa dan Asia barat. Kini fenugreek (Trigonella foenum-graecum) tumbuh di beberapa belahan dunia, seperti India, Afrika Barat, Argentina, Perancis dan Amerika. Di Indonesia, biji fenugreek sering disebut kelabat, kelabet atau klabet dan antara lain digunakan sebagai bumbu gulai.

Fenugreek sangat kaya fitoestrogen. Inilah yang menyebabkannya populer sebagai pelancar ASI di Eropa. Kandungan serat dan saponinnya yang tinggi juga dapat mengatasi sembelit yang sering dialami oleh ibu-ibu pasca melahirkan.

Untuk mengonsumsinya, European Society Comission of Publication (ESCOP), lembaga riset dan publikasi di Eropa menyarankan penggunaan biji fenugreek maksimal 6 gram per hari. Kandungan seratnya yang tinggi bisa menimbulkan diare, namun dapat diatasi dengan mengurangi dosisnya. Secara umum biji fenugreek aman untuk dikonsumsi.

Kelabet bisa diperoleh dengan mudah pada penjual bumbu di pasar maupun di supermarket, juga di toko obat TCM (Traditional Chinese Medicine) dalam bentuk ekstrak kering atau apotek terkemuka dalam bentuk suplemen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: